Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Is There Something Between Us?

Ketika tiba giliran saya menulis artikel untuk update website HitmanSystem.com, saya sempat bingung memilih topik yang akan saya bagikan. Masalahnya, ada begitu banyak hal yang ingin saya bagikan ke pada Anda, dan saya tidak mungkin langsung membagikan semuanya dalam satu artikel tanpa membuat Anda sakit kepala.

Nah, kebetulan sekali salah satu teman wanita saya beberapa hari yang lalu, mengalami satu hal yang cocok untuk dibahas di artikel kali ini.

Jadi beberapa minggu yang lalu teman saya itu pergi clubbing dengan teman-teman wanitanya, it’s the girls night out. Dan di club tersebut ada beberapa pria yang berkenalan dengan rombongan teman saya itu. They were having fun, dance, laughing dan talking.

Sepertinya salah satu dari pria-pria tersebut menyukai teman saya dan meminta nomer telponnya. Menurut teman saya, pria tersebut cukup oke dan sepertinya memang pria baik-baik, jadi dia memberikan nomer HP-nya kepada pria tersebut. Anyway, it’s always good to make new friends, right?

Dan dari sini inti artikel ini dimulai.

Setelah perkenalan di malam itu, si pria mencoba untuk mengenal teman saya itu lebih jauh dan berusaha untuk membawa hubungan mereka lebih jauh daripada sekadar kenal nama dan muka saja. Dalam bahasa awamnya, dia mulai PDKT pada teman saya itu. Hampir setiap hari si pria mengirim SMS, bahkan terkadang bisa sampai berkali-kali dalam sehari. Dan itu tidak termasuk telpon dan ajakan untuk dinner atau sekedar bertemu untuk hang out.

Karena teman saya itu dia sudah memiliki partner dan sedang in-relationship, terlebih lagi memang sejak awal dia hanya menganggap si pria sebagai seorang yang baru dikenal, jadi dia sama sekali tidak mempedulikan SMS, telpon dan ajakan si pria tersebut. Sebagian besar SMS si pria tidak pernah dibalas dan telponnya tidak pernah diangkat, apalagi ajakannya untuk bertemu. Dan hal ini berlangsung hingga beberapa minggu ke depan.

Hingga suatu hari, mungkin akibat putus asa karena teman saya itu tidak pernah memberikan respon yang positif, si pria akhirnya mengirimkan SMS seperti ini:

"Hi. Kenapa sih kamu gak pernah bales sms dan angkat telpon dari aku? Kamu marah yah sama aku? Aku salah apa sama kamu? Kalau aku ada salah please kasih tau aku."

Mantap! Sebuah manuver langkah yang cantik.. dan sangat menyedihkan.

Keesokan harinya, teman saya menceritakan kejadian itu ke pada saya. Dan sambil mengernyitkan keningnya dia berkata, "Ih.. aneh banget deh nih cowok. Ngapain SMS beginian? Gue kan baru kenal dia, dan kita baru ketemu sekali doang. Kok dia sampe berpikir kalo gue marah sama dia sih? GR banget sih. Biasa aja kaliii.."

Mendengar itu, saya hanya tertawa keras-keras.. dan pilu. Satu lagi pria yang clueless mengatasi masalah romansa. Dan hasilnya cukup memalukan.

Kalau beberapa waktu yang lalu Jet membahas tentang Syndrome of Yesterday, maka kasus saya kali ini saya sebut sebagai sindrom Something Between Us.

Berapa banyak dari Anda yang pernah melakukan hal yang sama? Anda bertemu dan berkenalan dengan seorang wanita, mungkin di club, mungkin di gym, mungkin di tempat ibadah atau di resepsi pernikahan, Anda sudah sempat berbicang-bincang dengannya, mungkin juga bercanda dan tertawa bersama. Anda merasa kalau dia juga tertarik pada Anda. Dan Anda merasa memiliki peluang yang cukup besar untuk mendapatkan si wanita.

Tapi ketika Anda melancarkan serangan SMS dan telpon, responnya tidak seperti yang Anda harapkan. Dia tidak membalas SMS Anda, tidak mengangkat telpon Anda, dan selalu menolak ajakan Anda untuk bertemu. Membuat Anda panik dan bertanya-bertanya, "Kenapa dia jadi dingin dan cuek? Bukankah waktu itu kita sudah asik dan konek?" Dan akhirnya membuat Anda membuat kesalahan fatal seperti si pria dalam cerita saya di atas.

Anda berpikir terlalu jauh dan terlalu serius. Anda pikir hanya dengan sekali dua kali bertemu, bincang-bincang basa-basi dan beberapa kali ping-pong SMS, Anda sudah memiliki suatu ikatan khusus dengannya. You think you had ‘something’ between you and her.

Tapi sayangnya, ‘something’ itu hanya ada di kepala Anda saja. Ikatan khusus yang Anda rasakan hanyalah ilusi Anda saja. Hal itu timbul karena Anda selalu memikirkan si wanita setiap saat, mengulang-ngulang kejadian saat Anda bertemu dengannya di waktu lalu, bahkan Anda sampai menghayal apa yang akan terjadi bila Anda bertemu dengannya lagi. Ah alangkah indahnya.. that ‘something’ between us..

Ketika image si wanita sudah terekam dengan kuat di memori Anda, hasilnya adalah Anda jadi MERASA kalau Anda sudah mengenal dia cukup lama. Anda MERASA bahwa ada sesuatu di antara Anda dan dia. Anda MERASA BAHWA SI WANITA PUN MERASAKAN HAL YANG SAMA SEPERTI ANDA.

Ketahuilah Sobat, bagi si wanita ANDA MASIH ORANG ASING yang kebetulan bertemu dan berkenalan beberapa waktu yang lalu. Yang dapat dia asosiasikan tentang Anda adalah SEORANG KENALAN BARU. Hanya kenalan saja, teman pun bukan. Kecuali apabila Anda dan dia berkenalan lewat seorang teman, masih ada kemungkinan dia menganggap Anda sebagai TEMAN BARU.

Tentu saja saya tidak akan menyangkal that anything could happen. Bisa saja si wanita juga tertarik pada Anda dan merasakan ‘something’ di antara Anda dan dia. Tapi kan hal itu bisa dilihat dari respon yang diberikannya ke pada Anda. Apabila dia tidak membalas SMS, tidak mengangkat telpon dan selalu menolak ajakan untuk bertemu, rasanya itu sudah cukup jelas, bukan? Itu seperti sebuah billboard berukuran raksasa di depan Anda yang bertuliskan, "DIA TIDAK TERTARIK PADA ANDA. NYADAR DONG!"

Dan selalu ada kemungkinan kalau si wanita sudah memiliki partner dan sedang dalam sebuah relationship yang menyenangkan. Apakah Anda sungguh berpikir dia akan meninggalkan partnernya demi seorang kenalan yang baru saja bertemu seperti Anda? Get real, bro!

Mungkin Anda akan menyanggah, "Tapi dia tidak pernah bilang kalau dia sudah in-relationship, malah waktu gue tanya dia bilang dia belum punya partner.." Well, wanita pun berhak dan boleh untuk sedikit bermain dan bersenang-senang, bukan?

Kalau cewek tertarik pada Anda, tentu dia akan membalas SMS dengan gesit, mengangkat telpon Anda dengan ceria dan pastinya bersemangat ketika Anda mengajaknya untuk bertemu. Meskipun jelas akan selalu ada permainan ‘jual mahal’ yang selalu digunakan para wanita, tapi apabila dia tertarik pada Anda, secara keseluruhan respon yang Anda dapatkan adalah respon yang positif.

Lalu apa yang harus Anda lakukan apabila Anda sudah terlanjur melakukan kesalahan seperti si pria yang saya ceritakan tersebut?

Mengundurkan diri sebelum Anda mempermalukan diri Anda lebih jauh lagi.

Lupakan ilusi bahwa ada ‘something’ di antara Anda dan dia. Move on with your life dan temui wanita-wanita baru lainnya.

Mungkin sesekali (ingat, sesekali itu berarti JARANG), mungkin beberapa bulan sekali, Anda dapat mengecek kembali responnya dengan mengirimkan SMS atau menelpon. Tapi saya yakin, apabila Anda sudah sibuk bersenang-senang dengan wanita-wanita lain, Anda sama sekali tidak akan berpikir untuk melakukan hal tersebut. Malah Anda akan melupakannya sama sekali.

So keep your head clear dan jangan termakan oleh ilusi yang Anda buat sendiri.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...