Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

She's the One..

Alasan saya menulis artikel ini adalah untuk sedikit mempersiapkan peserta HSMS 2009: REVOLUSI ROMANSA bulan November nanti. Anggap saja ini 'warming up'. Saya menulis artikel ini dalam perjalanan menuju ke Bandung seminggu sebelum Lebaran kemarin. Cerita selengkapnya bisa Anda baca di blog.

Saya akan membagikan sebuah fenomena terselubung yang selalu beredar di dunia romansa namun tidak disadari oleh kebanyakan pria. Sebuah fenomena yang pasti pernah di alami oleh setiap pria lossy. Saya pernah mengalaminya, Jet, Kei dan Lex pun pernah mengalaminya. Dan saya yakin Anda pun pernah mengalaminya. Karena itu simak artikel ini baik-baik demi kebaikan diri Anda sendiri.

She's the One Syndrome (SOS)

Ini adalah penyakit stadium lanjutan dari NGAREP. Ketika mendapat sindrom ini, seorang pria akan mengangap bahwa sosok wanita yang baru dikenalnya beberapa waktu saja, mungkin beberapa hari atau minggu, sebagai belahan jiwanya. Sebagai satu-satunya wanita yang dapat melengkapi dan memberinya kebahagiaan sejati dalam hidup. Belahan hati, tulang rusuk, atau puzzle yang hilang dan segala macam ungkapan puitis lainnya.

Parahnya lagi, banyak pria mengalami sindrom ini pada wanita yang bahkan belum dikenalnya! Mungkin mereka memang berada dalam lingkungan yang sama, dalam kelas yang sama di kampus, di gedung kantor yang sama, atau di tempat ibadah yang sama, tapi si pria hanya bisa melihat si wanita dari sudut ruangan saja dan mendesah lirih, "she's the one.."

Anggukkan kepala Anda 3 kali kalau Anda PERNAH atau SEDANG terjangkit penyakit tersebut. Dan ambil nafas yang dalam untuk mempersiapkan diri Anda untuk kenyataan berikutnya.

Ketika kuliah dulu, saya adalah seorang pemain basket kampus. Semua pemain basket pasti menginginkan sepasang sepatu canggih yang bisa membuatnya terbang seperti Michael Jordan, dan tidak terkecuali saya. Suatu hari ketika saya sedang berjalan-jalan di mall, saya melihat sepasang sepatu paling keren yang pernah saya temui seumur hidup saya. Sepatu itu begitu bagus, sampai saya deg-degan melihatnya. Saya merasa sepatu itu dibuat sebagai pasangan hidup kaki saya. Satu-satunya sepatu istimewa yang bisa membuat saya bermain basket dengan lebih jago. Saya membayangkan bila sudah memakai sepatu tersebut, saya akan memenangkan banyak pertandingan, menjadi MVP Kobatama dan bahkan direkrut oleh NBA!

This is it! Sepatu ini yang akan melengkapi hidup saya dan membawa saya ke puncak kesuksesan karir basket saya! It's the One!

Semua pikiran ini berputar-putar di kepala saya bahkan SEBELUM saya mencoba sepatu tersebut, sebelum saya melihat harganya, ukuran, kecocokan terhadap style bermain saya dan juga kenyamanan di kaki saya. Tapi saya tidak peduli dengan semua itu karena saya yakin hanya sepatu itu lah yang terbaik, BUKAN sepatu yang lain!

Apakah hal tersebut terdengar aneh dan mengada-ngada? Atau mungkin bodoh? Apakah Anda menganggap saya lebay? Karena saya menjadi tergila-gila pada sesuatu yang sama sekali belum saya ketahui sepenuhnya.

Tapi Sobat, perasaan euforia yang sama juga Anda rasakan ketika Anda tergila-gila pada seorang wanita yang belum begitu Anda kenal. Proses psikologis yang sama terjadi entah itu sepatu atau wanita. Apabila Anda mengatakan saya lebay dan aneh karena tergila-gila pada sepatu yang baru saya lihat, maka Anda pun sama lebay dan anehnya ketika mengatakan bahwa Anda cinta/sayang pada seorang wanita yang belum atau baru Anda kenal.

Mungkin Anda pernah bertemu dan berkenalan dengan seorang wanita, entah di toko buku, di kampus, lewat Facebook, atau dikenalkan oleh seorang teman, dan Anda melihat dia begitu sempurna untuk Anda. Setelah pertemuan, telpon atau chatting pertama, Anda bercerita kepada teman Anda: "Gue jatuh cinta nih. Tuh cewek kayanya beneran belahan jiwa gw.." atau, "Gue suka banget sama dia, cocok banget sama gue kalo lagi ngobrol tuh bisa klop banget.." dan banyak cerita lainnya yang menunjukkan betapa cocok Anda dengannya.

Dan Anda membayangkan indahnya ketika Anda berpacaran dengannya, menghabiskan waktu bersama dengannya, atau ketika dia dengan gaun putih berjalan perlahan di atas karpet merah menuju Anda yang tengah menunggunya dengan senyum bahagia untuk mengucapkan janji pernikahan. Atau dengan imajinasi yang lebih lebay lagi, Anda bahkan membayangkan ketika Anda berdua berbulan madu, menjaga anak, dan menjadi tua bersama happily ever after.

HEY, WAKE UP!

Bangun dari tempat duduk Anda, dan push-up sampai Anda merasa bodoh sendiri atas kesalahan Anda tersebut. Setelah itu Anda dapat melanjutkan membaca artikel ini.

Sobat, Anda tidak mengenalnya sama sekali. Bagaimana Anda bisa mengetahui dia adalah wanita yang tercipta untuk Anda? Mungkin Anda akan menyanggah saya dengan menceritakan secara panjang lebar bukti-bukti kecocokan Anda dengan dirinya. Tapi saya beritahu pada Anda, kecocokan yang Anda pikir tersebut hanyalah ilusi belaka.

Apa yang sebenarnya terjadi adalah Anda berusaha mencocok-cocokkan diri Anda dengan dirinya. Anda menjadi seseorang yang sangat sensitif terhadap kesamaan antara Anda dan si dia. Akibatnya, Anda jadi mengambil bukti kesamaan tapi mengeliminasi ketidaksamaan. Karena Anda membutuhkan alasan untuk membenarkan sindrom She's the One yang sedang Anda rasakan.

Contohnya, dia sering berkata 'gitu' atau 'anyway, flyway, busway' di setiap akhir kalimatnya, dan Anda pun memiliki kebiasaan itu. Secara tidak sadar, Anda langsung menganggap itu kecocokan. Mungkin warna favoritnya sama dengan Anda, menyukai makanan yang sama dengan Anda, menyukai tipe musik yang sama dengan Anda, mempunyai orang tua yang sama dengan Anda (oops.. maksudnya orang tua Anda dan dia berasal dari daerah yang sama). Atau mungkin sepupu Anda dan sepupunya bersekolah di tempat yang sama, dan banyak lagi yang Anda bisa cari dengan otak kreatif Anda.

Masalahnya, Anda tidak menyadari bahwa otak Anda telah mentolerir semua ketidakcocokan di antara Anda berdua, menjadikan hal-hal tersebut sesuatu yang tidak penting. Akibatnya, yang Anda rasakan hanyalah kecocokan saja. Saya tidak sedang membual, hal ini sangat normal terjadi pada diri setiap orang.

Dan hasilnya sudah jelas: BOOM! She's so perfect to be yours.

She's the One..

Di detik Anda mengucapkat mantra itu: "She's the One.." maka sejak itu pula segala hal yang dia lakukan menjadi hal yang sangat benar, sangat lucu, sangat menawan, sangat mandiri di mata Anda. Sedangkan ketika dia melakukan hal-hal yang menurut Anda mungkin kurang baik, kurang benar, atau tidak menawan, hal tersebut langsung Anda lawan dengan kata-kata, "Dia kan manusia juga, pasti ada salahnya.." atau, "Ah, gak apa-apa lah kalau cewek sedikit menuntut..", dan banyak lagi alasan lainnya.

Setelah Anda mengenalnya lebih jauh dan akhirnya sadar ternyata banyak kekurangan di berbagai aspek dalam dirinya, maka yang muncul dipikiran Anda adalah "Gue harus jadian sama dia supaya nantinya gue bisa menghibur kalau dia lagi sedih, bantuin dia kalau lagi ada masalah dan temenin dia kalau dia lagi sendiri..", dan tentu saja sangat banyak kata-kata lainnya di otak Anda yang membuat Anda semakin tersesat lebih jauh.

Coba Anda bayangkan lagi kisah kehidupan romansa Anda yang lalu-lalu atau yang sedang Anda jalani sekarang. Apakah perasaan Anda itu wajar? Apakah selama ini Anda telah bersikap lebay? Apakah dia memang sesempurna yang Anda bayangkan? Ataukah penyebab kenapa Anda sepertinya tidak pernah menemukan kebahagiaan romansa hanyalah satu hal sederhana yang disebut dengan She's the One Syndrome?

Jawab dengan jujur dari hati Anda sendiri.

Saya menulis pembahasan tentang She's the One Syndrome, karena sindrom ini sangat menyeramkan. Biasanya si penderita bahkan tidak menyadari ketika sudah terjangkit penyakit ini, dan tidak dapat sembuh sendiri tanpa adanya KESADARAN. Kesadaran atas apa yang terjadi pada pikiran dan emosi Anda. Kesadaran bahwa Anda telah melakukan kesalahan tanpa kesadaran.

Saya akan membeberkan sedikit ramuan rahasia yang saya dapatkan dalam workshop. Ini adalah rahasia premium yang sangat berharga bagi para alumni Hitman System, mudah-mudahan setelah membeberkan rahasia ini saya tidak menjadi buronan para alumni HS.

* Anda harus SADAR dan TAHU dengan JELAS wanita seperti apa yang Anda inginkan

* Anda harus SADAR bahwa Anda TIDAK BISA menilai dan mengetahui wanita lewat penampilannya saja

* Anda harus SADAR Anda harus MENGENAL si wanita terlebih dahulu sebelum bisa mengalami HAPPILY EVER AFTER dengannya

* Anda harus SADAR ketika Anda terjangkit sindrom ini, itu berarti Anda menunjukkan pada dunia bahwa si wanita adalah makhluk yang lebih sempurna yang Anda butuhkan untuk menyempurnakan hidup Anda

Rahasia-rahasia yang lebih banyak dari ini hanya bisa saya beberkan lebih lanjut di HSMS 2009: REVOLUSI ROMANSA yang akan diadakan di 5 kota pada bulan November nanti. Kei telah memberikan konfirmasi pada saya bahwa untuk HSMS Yogyakarta, saya akan ikut hadir di seminar. Jadi segera daftar sekarang dan saya akan bagikan semua rahasia yang saya ketahui tentang cinta, wanita dan romansa sebelum saya menulisnya di surat wasiat yang akan saya turunkan kepada keturunan saya kelak, karena saya sudah mulai merasakan aura dingin membunuh dari para alumni HS di berbagai sudut.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...